Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Desember 2024, bertambah 0,38% menjadi 2,06% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 1,32%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Temanggung pada 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Lombok Timur 775,96 Ribu dan Angka Pengangguran 2,53%)
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren kenaikan. Demikian pula kondisi pasca pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 453 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 120,68 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 2.558 pekerja menjadi 117,3 ribu pekerja pada tahun 2024.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 119,09 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 117,85 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 114,88 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,73 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,16 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jambi pada 2024 yakni :
- Kota Jambi 7,38%
- Kabupaten Muaro Jambi 5,27%
- Kabupaten Sarolangun 5,03%
- Kabupaten Bungo 4,67%
- Kabupaten Batang Hari 4,49%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2,06%
- Kabupaten Tebo 2,5%
- Kabupaten Kerinci 2,51%
- Kabupaten Tanjung Jabung Barat 3,2%
- Kabupaten Merangin 4,18%