Jumlah pekerja di Kota Kediri mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 159,57 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 162,19 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Karawang 1,21 Juta dan Angka Pengangguran 7,99 Persen)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Kediri pada Desember 2025, berkurang 0,15 persen menjadi 3,77 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 4,06 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Kediri dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 166,32 ribu jiwa, pada 2024 kemudian turun menjadi 165,92 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 167,68 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 267 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Kediri berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 1,74 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,43 persen .
Data Kependudukan di Kota Kediri:
Jumlah penduduk di Kota Kediri tercatat 297,04 ribu jiwa data per 2025. Angka ini terus turun. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,7%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,52%.
(Baca: Data 2026: Jumlah Angkatan Kerja di DI Yogyakarta 2,28 Juta Jiwa)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Timur, kabupaten/kota ini berada di urutan 32, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 108.
Jumlah penduduk menurut umur Kota Kediri dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 196,04 ribu atau 66%, anak-anak 58,99 ribu atau 19,86% dan 14,14% sisanya atau sebanyak 42 ribu merupakan penduduk usia lanjut.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Kediri pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 20,62 ribu jiwa (6,94%)
- Umur 5-9 tahun 20,06 ribu jiwa (6,75%)
- Umur 10-14 tahun 18,31 ribu jiwa (6,16%)
- Umur 15-19 tahun 23,62 ribu jiwa (7,95%)
- Umur 20-24 tahun 24,92 ribu jiwa (8,39%)
- Umur 25-29 tahun 22,71 ribu jiwa (7,65%)
- Umur 30-34 tahun 21,5 ribu jiwa (7,24%)
- Umur 35-39 tahun 20,05 ribu jiwa (6,75%)
- Umur 40-44 tahun 21,24 ribu jiwa (7,15%)
- Umur 45-49 tahun 21,43 ribu jiwa (7,21%)
- Umur 50-54 tahun 21,69 ribu jiwa (7,3%)
- Umur 55-59 tahun 18,88 ribu jiwa (6,36%)
- Umur 60-64 tahun 14,97 ribu jiwa (5,04%)
- Umur 65-69 tahun 10,94 ribu jiwa (3,68%)
- Umur 70-74 tahun 7.670,989602065871 jiwa (2,58%)
- Umur lebih dari 75 tahun 8.431,675542950476 jiwa (2,84%)