Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Batam pada Desember 2025, berkurang 0,11 persen menjadi 7,57 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 8,14 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Perempuan di Perdesaan dengan Keluhan Kesehatan Periode 2013-2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 11,79% dan terendah pernah tercatat pada 2025 silam sebesar 7,57%.
(Baca: Update 2024: Jumlah Perceraian Sulawesi Tengah 97 Kasus)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 32 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Batam mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 641,61 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 659,64 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Batam mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 589,4 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 611,56 ribu pekerja pada tahun 2025.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Batam tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 6,76 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 6,69 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kep. Riau pada 2025 yakni :
- Kota Batam 7,57 persen
- Kabupaten Karimun 6,31 persen
- Kabupaten Bintan 4,81 persen
- Kota Tanjung Pinang 4,72 persen
- Kabupaten Natuna 3,98 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kepulauan Anambas 2,56 persen
- Kabupaten Lingga 3,52 persen
- Kabupaten Natuna 3,98 persen
- Kota Tanjung Pinang 4,72 persen
- Kabupaten Bintan 4,81 persen