Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gorontalo Utara pada Desember 2025, bertambah 0,26 persen menjadi 3,05 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Bulan Juni, Inflasi Rekreasi, Olahraga dan Budaya di Tanjung Pandan Sebesar 0,1%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kota Gorontalo Rp.57,69 Juta Data per 2025)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gorontalo Utara menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Adapun setelah enam semester pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Gorontalo Utara.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 366 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Gorontalo Utara dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 69.961 pekerja, pada 2024 kemudian mengalami penurunan menjadi 69.628 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 75.938 pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Gorontalo Utara mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 68.024 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 7.534 pekerja menjadi 75.216 pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gorontalo Utara tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,79 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,18 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Gorontalo pada 2025 yakni :
- Kota Gorontalo 4,25 persen
- Kabupaten Bone Bolango 4,02 persen
- Kabupaten Gorontalo 3,26 persen
- Kabupaten Boalemo 3,09 persen
- Kabupaten Gorontalo Utara 3,05 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pohuwato 2,83 persen
- Kabupaten Gorontalo Utara 3,05 persen
- Kabupaten Boalemo 3,09 persen
- Kabupaten Gorontalo 3,26 persen
- Kabupaten Bone Bolango 4,02 persen