Jumlah pekerja di Kota Palu mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 186,22 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 4.100 pekerja menjadi 196,48 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 14,84% Penduduk di Kabupaten Buru Selatan Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palu pada Desember 2025, berkurang 0,03 persen menjadi 5,59 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 5,65 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Palu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 197,37 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 203,85 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 207,05 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 113 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,36 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,61 persen .
Data Kependudukan di Kota Palu:
Jumlah penduduk di Kota Palu tercatat 389,96 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka -0,07%.
(Baca: Harga Pakaian dan Alas Kaki di Kota Bau Bau Bulan Juni Naik 0,04%)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sulawesi Tengah, jumlah penduduk Kota Palu berada di urutan kedua dibandingkan dengan 13 kabupaten/kota lainnya, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 13.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Palu pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 28,06 ribu jiwa (7,2%)
- Umur 5-9 tahun 35,57 ribu jiwa (9,12%)
- Umur 10-14 tahun 33,88 ribu jiwa (8,69%)
- Umur 15-19 tahun 28,01 ribu jiwa (7,18%)
- Umur 20-24 tahun 35,11 ribu jiwa (9%)
- Umur 25-29 tahun 34,98 ribu jiwa (8,97%)
- Umur 30-34 tahun 33,29 ribu jiwa (8,54%)
- Umur 35-39 tahun 30,68 ribu jiwa (7,87%)
- Umur 40-44 tahun 29,54 ribu jiwa (7,58%)
- Umur 45-49 tahun 26,15 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 50-54 tahun 22,66 ribu jiwa (5,81%)
- Umur 55-59 tahun 19,06 ribu jiwa (4,89%)
- Umur 60-64 tahun 13,31 ribu jiwa (3,41%)
- Umur 65-69 tahun 9,14 ribu jiwa (2,34%)
- Umur 70-74 tahun 5,35 ribu jiwa (1,37%)
- Umur lebih dari 75 tahun 5,15 ribu jiwa (1,32%)