Jumlah pekerja di Kabupaten Semarang mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 619,15 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 670,52 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Rata-Rata Pengeluaran per Kapita per Bulan untuk Makanan Periode 2013-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Semarang mencapai 3,63 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,1 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 3,73 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,42 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Semarang dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 645,29 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 679,73 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 691,28 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 290 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Semarang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,61 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,78 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Semarang:
Jumlah penduduk di Kabupaten Semarang tercatat 1,09 juta jiwa data per 2024. Angka ini dalam tiga tahun terakhir terus naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,59%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan 16, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 66.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Bangli | 2024)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Semarang pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 60,97 ribu jiwa (5,62%)
- Umur 5-9 tahun 80,69 ribu jiwa (7,44%)
- Umur 10-14 tahun 85,14 ribu jiwa (7,85%)
- Umur 15-19 tahun 74,73 ribu jiwa (6,89%)
- Umur 20-24 tahun 80,37 ribu jiwa (7,41%)
- Umur 25-29 tahun 79,88 ribu jiwa (7,36%)
- Umur 30-34 tahun 79,45 ribu jiwa (7,32%)
- Umur 35-39 tahun 77,4 ribu jiwa (7,13%)
- Umur 40-44 tahun 87,44 ribu jiwa (8,06%)
- Umur 45-49 tahun 79,37 ribu jiwa (7,31%)
- Umur 50-54 tahun 71,64 ribu jiwa (6,6%)
- Umur 55-59 tahun 67,28 ribu jiwa (6,2%)
- Umur 60-64 tahun 55,49 ribu jiwa (5,11%)
- Umur 65-69 tahun 43,27 ribu jiwa (3,99%)
- Umur 70-74 tahun 28,66 ribu jiwa (2,64%)
- Umur lebih dari 75 tahun 33,4 ribu jiwa (3,08%)