Jumlah pekerja di Kabupaten Kota Waringin Barat mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 159,63 ribu pekerja kemudian jumlahnya mengalami penurunan menjadi 139,74 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Aceh Barat Daya Menurut Sektor pada 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kota Waringin Barat pada Desember 2024, berkurang 0,04% menjadi 4,42% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kota Waringin Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 167,16 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 140,16 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 146,2 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 200 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kota Waringin Barat berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,1 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 6,1 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Kota Waringin Barat:
Jumlah penduduk di Kabupaten Kota Waringin Barat tercatat 288,85 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka -1,59%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Bogor 516,28 Ribu dan Angka Pengangguran 8,13%)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Kalimantan Tengah, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besar, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 25.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Kota Waringin Barat pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 18,91 ribu jiwa (6,55%)
- Umur 5-9 tahun 26,49 ribu jiwa (9,17%)
- Umur 10-14 tahun 27,09 ribu jiwa (9,38%)
- Umur 15-19 tahun 21,22 ribu jiwa (7,35%)
- Umur 20-24 tahun 25,09 ribu jiwa (8,69%)
- Umur 25-29 tahun 22,89 ribu jiwa (7,92%)
- Umur 30-34 tahun 22,4 ribu jiwa (7,76%)
- Umur 35-39 tahun 22,08 ribu jiwa (7,65%)
- Umur 40-44 tahun 24,75 ribu jiwa (8,57%)
- Umur 45-49 tahun 22,02 ribu jiwa (7,62%)
- Umur 50-54 tahun 18,21 ribu jiwa (6,3%)
- Umur 55-59 tahun 14,12 ribu jiwa (4,89%)
- Umur 60-64 tahun 9,73 ribu jiwa (3,37%)
- Umur 65-69 tahun 6,33 ribu jiwa (2,19%)
- Umur 70-74 tahun 3,75 ribu jiwa (1,3%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3,76 ribu jiwa (1,3%)