Indonesia Ekspor Karet Senilai US$ 0,24 Juta ke Belize pada 2023


Nama Data | Nilai |
---|---|
Karet | 239 |
Mebel; Tempat tidur; kasur; penyangga kasur; bantal | 134 |
Kertas | 39 |
Reaktor nuklir; boiler; mesin | 31 |
Kaca | 18 |
Artikel Batu | 15 |
Artikel Pakaian | 13 |
Artikel logam dasar lain -lain | 8 |
Produk Farmasi | 7 |
Kayu | 6 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Belize sebesar US$ 0,52 juta data per Desember 2023. Nilai turun 10.75% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 0,58 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Belize, ekspor dalam 10 tahun terakhir telah berkurang sangat drastis. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 0,52 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 1,24 juta.
(Baca: Nilai Ekspor Total Periode 2015-2023)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Belize, 35 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 14 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Belize. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Belize. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Karet
- Mebel
- Kertas dan Paperboard
- Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis
- Kaca dan gelas
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Karet. Dalam klasifikasi tradmap, Karet masuk kategori produk HS dengan kode 40.
Pada 2023, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 0,24 juta. Nilai ekspor Karet ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 349 ribu.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2024)
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Mebel. Nilai ekspor dari Belize pada 2023 tercatat US$ 0,13 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 101 ribu.
Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Kertas dan Paperboard ke Belize. Nilai ekspor produk ini pada 2023 US$ 39 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya ekspor ke negara ini. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Kertas dan Paperboard ke -4 negara. Ekspor Kertas dan Paperboard ke negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Inggris dan Italia.
Indonesia banyak mengekspor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis ke Belize. Nilai ekspor produk ini tercatat sebanyak US$ 31 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya ekspor ke negara ini. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini ada satu negara. Ekspor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis ke Belize tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis adalah Amerika Serikat, Cina, Jerman, Inggris dan Meksiko.
Untuk produk, Indonesia banyak mengekspor Kaca dan gelas ke Belize. Nilai ekspor produk ini tercatat sebanyak US$ 18 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya ekspor ke negara ini. Ekspor Kaca dan gelas yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Belize. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Kaca dan gelas Indonesia adalah Amerika Serikat, Cina, Jerman, Perancis dan Italia.