Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Papua New Guinea pada 2023

1
Agus Dwi Darmawan 27/02/2025 09:22 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Papua New Guinea pada 2023
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Papua New Guinea sebesar US$ 50,74 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 19.56% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 63,07 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Papua New Guinea, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 19,64 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 125,8 juta.

(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Haiti pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Papua New Guinea, 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 15 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Papua New Guinea. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Persiapan kakao dan kakao
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Persiapan kakao dan kakao. Dalam klasifikasi tradmap, Persiapan kakao dan kakao masuk kategori produk HS dengan kode 18.

    Pada 2023, Indonesia tercatat mengimpor senilai US$ 39,44 juta. Nilai impor Persiapan kakao dan kakao ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 19.246 ribu.

  3. Kopi, teh, maté, dan rempah -rempah
  4. (Baca: Impor Sereal Indonesia dari Pakistan Naik Menjadi US$ 184,09 Juta)

    Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Kopi, teh, maté, dan rempah -rempah. Nilai impor dari Papua New Guinea pada 2023 tercatat US$ 3,64 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 7.963 ribu.

  5. Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya
  6. Impor produk lainnya adalah Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya US$ 1,71 juta. Nilai impor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 781 ribu. Impor Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya yang terbesar saat ini masih berasal dari Papua New Guinea. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber impor Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya Indonesia adalah Indonesia, Malaysia, Spanyol, Belanda dan Kanada.

  7. Besi dan baja
  8. Impor Besi dan baja dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 1,69 juta. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Jerman, Jepang, Indonesia dan Korea, Republik.

  9. Kayu dan barang -barang kayu
  10. Masuk dalam kode HS 44, Kayu dan barang -barang kayu merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan arang kayu. Dari negara ini, Indonesia mengimpor sebanyak US$ 1,58 juta. Impor Kayu dan barang -barang kayu dari Papua New Guinea tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Kanada, Jerman, Amerika Serikat dan Austria.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Populer

Lihat Semua