Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Indonesia ke Togo Turun Menjadi US$ 130,67 Juta


Nama Data | Nilai |
---|---|
Hewan; sayuran atau lemak mikroba | 130.674 |
Kendaraan selain stok kereta api atau trem; | 46.792 |
Kertas | 8.766 |
Sabun | 7.785 |
Artikel Pakaian | 2.294 |
Persiapan yang dapat dimakan | 2.045 |
Persiapan daging | 1.886 |
Besi | 963 |
Serat stapel buatan manusia | 832 |
Artikel Pakaian | 591 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Togo sebesar US$ 205,97 juta data per Desember 2023. Nilai turun 11.51% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 232,78 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Togo, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 52,15 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 259,18 juta.
(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diekspor Indonesia ke Argentina pada 2023)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Togo, 35 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 33 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Togo. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Togo. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya
- Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori
- Kertas dan Paperboard
- Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan
- aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
Masuk dalam kode HS 15, Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan Disiapkan lemak yang dapat dimakan dan. Ekspor produk ini ke Togo berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengekspor senilai US$ 130,67 juta. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya; Disiapkan lemak yang dapat dimakan; ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 172,98 juta.
Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori dengan kode HS 87. Indonesia mengekspor US$ 46,79 juta.
Di urutan berikutnya, Indonesia banyak mengekspor Kertas dan Paperboard ke Togo. Nilai ekspor produk ini tercatat sebanyak US$ 8,77 juta. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 11.006 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini ada satu negara. Ekspor Kertas dan Paperboard ke Togo tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Inggris dan Italia.
(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diekspor Indonesia ke India pada 2023)
Di urutan berikutnya, Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan ke Togo. Nilai ekspor produk ini pada 2023 US$ 7,79 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.935 ribu. Selain Togo, Indonesia juga mengandalkan ekspor Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan ke Jerman, Amerika Serikat, Cina, Perancis dan Inggris. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
Ekspor aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan ke Togo, saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor sebanyak US$ 2,29 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan dengan nilai terbesar adalah Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Jepang dan Inggris.