Charta Politika: Harga Bahan Pokok Jadi Persoalan Ekonomi Utama RI


Nama Data | Nilai |
---|---|
Harga bahan pokok naik | 47,6 |
Kemiskinan | 22,1 |
Pengangguran | 11,1 |
Daya beli rendah | 7,5 |
Utang negara naik | 5,7 |
Investasi rendah | 2,7 |
Impor naik | 0,9 |
Inflasi | 0,1 |
Lainnya | 0,1 |
Tidak tahu | 1,4 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Menurut survei Charta Politika, mayoritas responden (47,6%) menganggap kenaikan harga bahan pokok sebagai persoalan ekonomi utama Indonesia yang harus segera diselesaikan.
Persoalan ekonomi berikutnya yang dinilai mendesak adalah kemiskinan (22,1%), pengangguran (11,1%), dan daya beli masyarakat yang rendah (7,5%).
Hasil survei juga menemukan, meski mayoritas responden masih puas dengan kinerja pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, tetapi tingkat kepuasannya menurun cukup jauh.
Tingkat kepuasan pada Januari 2022 tercatat sebesar 71,7%, lalu turun ke 65,3% pada Februari 2022, dan menjadi 62,9% pada April 2022.
Survei ini dilakukan pada 10-17 April 2022 dengan melibatkan 1.220 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampel dipilih sepenuhnya secara acak dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat.
(Baca Juga: 10 Kota di Indonesia Catat Inflasi Makanan Tertinggi Per Maret 2022)