89 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Rabu, 2 April 2025)

1
Irfan Fadhlurrahman 02/04/2025 11:14 WIB
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 89 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 48 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Rabu (2/4/2025) pukul 11.14 WIB. Dari 89 titik panas terdeteksi, 84 titik skala sedang dan 5 titik skala rendah.

>

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Hampir 5 Ribu Kejadian Bencana Alam di Indonesia Sepanjang 2023, Karhutla Mendominasi)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Jambi sebanyak 26 titik. Sumatera Selatan menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 16 titik. Maluku Utara berada di posisi ketiga sebanyak 16 titik panas.

Sebanyak 5 titik panas terdeteksi di Sulawesi Tengah, Jawa Timur menyusul dengan 5 titik panas, serta Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur masing-masing memiliki 4 dan 3 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Titik Panas Karhutla di Sumsel Bertambah pada Pertengahan Oktober 2023)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Lihat Semua