Data per 2024, persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Kalimantan Utara tercatat 23,39% naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 35,5%. Sebelumnya, Kalimantan Utara pernah mencatatkan persentase dengan angka tertinggi pada 2022 sebesar 35,5%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDRB ADHB Sektor Konstruksi Periode 2013-2023)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan untuk 10 provinsi teratas data per 2024 adalah 25,18%.
Urutan pertama adalah Nusa Tenggara Barat, wilayah ini mencatatkan hingga 40,22%. Provinsi ini mencatatkan penurunan -1,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Nusa tenggara timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini tumbuh 34,65%. Periode yang sama tahun sebelumnya persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini tercatat 30,67%.
Selanjutnya, persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Gorontalo tercatat di angka 34,61%, Jawa Tengah dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan 34,57% dan Kep. Bangka Belitung dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan 33,27%
(Baca: Statistik Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMK Periode 2017-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan yang mempunyai keluhan kesehatan tertinggi pada 2024:
- Nusa Tenggara Barat 40,22 %
- Nusa Tenggara Timur 34,65 %
- Gorontalo 34,61 %
- Jawa Tengah 34,57 %
- Kep. Bangka Belitung 33,27 %
- DI Yogyakarta 32,49 %
- Sumatera Barat 32,16 %
- Lampung 31,69 %
- Bengkulu 31,02 %
- Sumatera Selatan 30,89 %