Konsumsi dan Produksi Batu Bara di Indonesia 2010-2014

1
Tim Riset dan Publikasi 16/08/2016 18:08 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Tingkat konsumsi batubara Indonesia dalam rentang waktu 2010 - 2014 masih lebih rendah dibandingkan dengan tingkat produksinya. Pada akhir 2014, tingkat konsumsi batubara Indonesia baru mencapai 13 persen dari angka produksi yang mencapai 458 juta ton. Rendahnya tingkat konsumsi ini terjadi karena pasar batubara dalam negeri relatif lebih rendah. Proyek pembangkit listrik 10.000 MW yang selama ini didengungkan pemerintah sejak 2009, realisasinya masih belum terpenuhi, demikian pula untuk proyek 10.000 MW tahap II. Melihat keterbatasan tersebut, produsen batubara memilih untuk mengekspor hasil produksi. Di dunia, Indonesia masuk dalam peringkat ke-5 sebagai negara produsen terbesar.

Data Pasar

Macro update by
19 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...