Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial di Jawa Tengah pada Juni 2025 tumbuh 1,76%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp2.842,12 miliar. Dalam 31 tahun terakhir, PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial menurut provinsi (data triwulanan) menunjukkan tren kenaikan. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk 22 tahun terakhir, PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial menurut provinsi (data triwulanan) juga dalam tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak 31 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Jawa Tengah pernah terjadi pada Desember 2013 dengan pertumbuhan sebesar 10,97%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir yakni tercatat tumbuh 1,67%.
(Baca: Harga Beras Kualitas Medium I di Pasar Tradisional Periode Februari 2025-2026)
DKI Jakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebanyak Rp12,76 triliun. Perkembangan data kuartalan di wilayah ini naik 2,97% dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Barat. Periode yang sama kuartal sebelumnya PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial di provinsi ini tercatat Rp3.719,22 miliar.
Selanjutnya, PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial di Jawa Timur naik 4,6% menjadi Rp3.781,22 miliar dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial Rp2.886,96 miliar (naik 5,03%) dan PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial di Sulawesi Selatan naik 4,89% menjadi Rp2.758,16 miliar dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
(Baca: Update 2024: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Pemalang Rp.22,63 Juta)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial dengan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp12,76 triliun
- Jawa Barat Rp4.117,58 miliar
- Jawa Timur Rp3.781,22 miliar
- Jawa Tengah Rp2.886,96 miliar
- Sulawesi Selatan Rp2.758,16 miliar
- Banten Rp2.023,89 miliar
- Sumatera Utara Rp1.562,59 miliar
- Sulawesi Utara Rp1.416,69 miliar
- Aceh Rp1.322,75 miliar
- Kalimantan Timur Rp1.230,85 miliar