Menurut data Pusdatin Kementerian PUPR, pertumbuhan panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap di DI Yogyakarta pada 2024 tumbuh 41,87%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 819.36 km. Sejak 2014, panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap menurut provinsi di DI Yogyakarta menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap menurut provinsi juga dalam tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak lima tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di DI Yogyakarta pernah terjadi pada 2017 dengan pertumbuhan sebesar 70,72%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
Menurut publikasi Pusdatin Kementerian PUPR, data per 2024, panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai 96,97 ribu km. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 53,66% dari total seluruh provinsi.
Sumatera Utara berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Pusdatin Kementerian PUPR mencatat jumlah panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap sebanyak 14,12 ribu km. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 4,36% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sulawesi Selatan. Jumlah panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap di provinsi ini dilaporkan 12,19 ribu km. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap terlihat naik 17,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 10,37 ribu km.
Berikutnya, Riau dengan panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap 9.887,36 km (naik 4,51%), panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap di Nusa Tenggara Timur naik 6,1% menjadi 9.763,64 km dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap di Aceh naik 18,17% menjadi 9.580,01 km dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan panjang jalan kabupaten kota kondisi tidak mantap tertinggi pada 2024:
- Sumatera Utara 14,12 ribu km
- Sulawesi Selatan 12,19 ribu km
- Riau 9.887,36 km
- Nusa Tenggara Timur 9.763,64 km
- Aceh 9.580,01 km
- Jawa Timur 9.185,89 km
- Kalimantan Tengah 8.599,32 km
- Kalimantan Barat 8.451,58 km
- Sulawesi Tengah 8.170,74 km
- Sumatera Barat 7.017,82 km