Garis kemiskinan di perdesaan di DI Yogyakarta tumbuh 3,99%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp438,41 ribu per kapita/bulan data per 2023. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2022 sebesar 9,66% dan untuk rata-rata enam tahun terakhir garis kemiskinan di perdesaan tumbuh dengan angka 6,01%.
Urutan pertama adalah Kep. Bangka Belitung, wilayah ini mencatatkan hingga Rp893,38 ribu per kapita/bulan. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp20.537 per kapita/bulan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Berikutnya adalah Kalimantan Timur yang mencatatkan garis kemiskinan di perdesaan Rp776,28 ribu per kapita/bulan lebih kecil periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, garis kemiskinan di perdesaan di provinsi ini naik 2,34% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Kalimantan Utara dengan garis kemiskinan di perdesaan Rp765,6 ribu per kapita/bulan, Kep. Riau dengan garis kemiskinan di perdesaan Rp708,17 ribu per kapita/bulan dan garis kemiskinan di perdesaan di Papua Barat di angka Rp702,53 ribu per kapita/bulan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan garis kemiskinan di perdesaan jumlah tertinggi:
- Kep. Bangka Belitung Rp893,38 ribu per kapita/bulan
- Kalimantan Timur Rp776,28 ribu per kapita/bulan
- Kalimantan Utara Rp765,6 ribu per kapita/bulan
- Kep. Riau Rp708,17 ribu per kapita/bulan
- Papua Barat Rp702,53 ribu per kapita/bulan
- Maluku Rp676 ribu per kapita/bulan
- Papua Rp661,95 ribu per kapita/bulan
- Sumatera Barat Rp652,71 ribu per kapita/bulan
- Riau Rp632,7 ribu per kapita/bulan
- Kalimantan Tengah Rp613,49 ribu per kapita/bulan