Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Selatan 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data rata-rata pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Sulawesi Selatan tahun 2025 tercatat sebesar 1.358.821 Rupiah. Angka ini mencatat kenaikan secara konsisten selama 14 tahun terakhir, hanya mengalami sedikit perlambatan pertumbuhan pada tahun 2019 dan 2024. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, pengeluaran total tahun 2025 tumbuh 5,21% lebih baik, sedangkan dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir tercatat pertumbuhan sebesar 8,79%. Kenaikan tertinggi pengeluaran total terjadi pada tahun 2023, sedangkan titik terendah pertumbuhan tercatat pada tahun 2019.
(Baca: Inflasi Tahunan Kota Parepare Agustus 2026 2,63%, Perawatan Pribadi Dan Jasa Lainnya Jadi Pendorong)
Untuk kategori pengeluaran, pada tahun 2025 masyarakat Sulawesi Selatan mengalokasikan 664.456 Rupiah per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan, sedangkan 694.365 Rupiah dialokasikan untuk kebutuhan bukan makanan. Secara persentase, alokasi makanan mencapai 48,9% dari total pengeluaran, sementara alokasi bukan makanan mencapai 51,1% dari total pengeluaran bulanan per kapita. Sepanjang 10 tahun terakhir tidak ditemukan anomali pergerakan angka, seluruh kategori pengeluaran bergerak naik dengan fluktuasi pertumbuhan yang bervariasi antara 2,1% hingga 9,6% setiap tahunnya.
Berdasarkan urutan nasional, persentase konsumsi makanan Sulawesi Selatan tahun 2025 berada di peringkat 28 dari seluruh provinsi di Indonesia. Posisi ini menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran masyarakat Sulawesi Selatan untuk makanan termasuk salah satu yang terendah secara nasional. Sementara itu untuk urutan persentase konsumsi bukan makanan, Sulawesi Selatan menempati peringkat 11 nasional pada tahun 2025, mengalami sedikit penurunan peringkat satu tingkat dibandingkan tahun 2023 sebelumnya.
Dari sisi ranking wilayah Pulau Sulawesi, Sulawesi Selatan tetap bertahan di peringkat 2 untuk total pengeluaran per kapita pada tahun 2025, sama dengan posisi dua tahun sebelumnya. Khusus untuk kategori pengeluaran makanan, provinsi ini naik satu peringkat menjadi urutan 2 terbaik di Pulau Sulawesi. Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Sulawesi Selatan berhasil mempertahankan posisi juara 1 tertinggi di seluruh provinsi di Pulau Sulawesi, sama dengan capaian tahun 2023.
Sepanjang periode pengamatan, pertumbuhan pengeluaran bukan makanan secara konsisten mendorong peningkatan total pengeluaran masyarakat. Perbandingan historis menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, porsi pengeluaran bukan makanan selalu berada di atas 50% dari total pengeluaran, menandakan transisi pola konsumsi masyarakat Sulawesi Selatan yang mulai mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk kebutuhan diluar makanan pokok. Tren ini juga mengkonfirmasi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap selama satu dekade terakhir.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | +0.42 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |