Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Utara 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data rata-rata pengeluaran per kapita per bulan Sulawesi Utara tahun 2025 sebesar 1.410.504 Rupiah. Pada tahun ini, masyarakat mengeluarkan 718.423 Rupiah untuk kebutuhan makanan dan 692.081 Rupiah untuk kebutuhan bukan makanan. Secara persentase, 50,93% dari total pengeluaran masyarakat dialokasikan untuk makanan, sedangkan 49,07% sisanya untuk kategori bukan makanan.
Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, total pengeluaran per kapita tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 4,12% dan naik 12,89% dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir. Pertumbuhan pengeluaran masyarakat menunjukkan kondisi yang lebih baik dalam periode lima tahun terakhir, meski peningkatan pada tahun 2025 hanya sedikit jika dibandingkan tahun 2024. Kenaikan tertinggi pengeluaran total terjadi pada tahun 2017, sementara penurunan terendah tercatat pada tahun 2022.
(Baca: Statistik Jumlah Angkatan Kerja Periode 2013-2026)
Secara historis selama 10 tahun terakhir, data menunjukkan pola fluktuatif dimana proporsi pengeluaran makanan dan bukan makanan selalu bergantian menempati porsi terbesar setiap 1 sampai 2 tahun. Tidak ditemukan anomali nilai ekstrem pada seluruh periode data, seluruh pergerakan nilai masih berada pada rentang normal pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Utara.
(Baca: Statistik Nilai Ekspor Nonmigas Menurut Negara Tujuan Periode 2023-2026)
Untuk urutan persentase konsumsi makanan tahun 2025, Sulawesi Utara berada pada peringkat 20 dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara untuk urutan persentase konsumsi bukan makanan, provinsi ini menempati peringkat 18 secara nasional. Peringkat pengeluaran makanan tetap berada di urutan pertama seluruh provinsi di wilayah Pulau Sulawesi, sedangkan peringkat pengeluaran bukan makanan turun dari peringkat 1 pada tahun 2024 menjadi peringkat 2 tahun 2025.
Selama 15 tahun periode data yang dicatat, Sulawesi Utara secara konsisten mempertahankan posisi peringkat pertama untuk nilai pengeluaran per kapita makanan di seluruh Pulau Sulawesi. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan menunjukkan akselerasi yang stabil sejak tahun 2022, mengindikasikan mulai meningkatnya kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan diluar konsumsi pangan pokok.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.716 | +0.31 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |