Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data rata-rata pengeluaran per kapita per bulan Provinsi Lampung tahun 2025 sebesar 1.239.613 Rupiah. Untuk kategori makanan, masyarakat Lampung mengeluarkan rata-rata 663.740 Rupiah per orang setiap bulan, sedangkan untuk kebutuhan bukan makanan tercatat 575.873 Rupiah. Sepanjang 15 tahun terakhir data ini tercatat terus mengalami tren kenaikan, hanya terjadi sedikit penurunan pada pengeluaran bukan makanan di tahun 2024 sebelum kembali naik pada tahun 2025.
(Baca: BPS: Inflasi Yoy Kabupaten Kudus pada Mei 2026 Sebesar 2,4%)
Secara persentase, pada tahun 2025 porsi pengeluaran makanan mencapai 53,54% dari total pengeluaran, sedangkan bukan makanan menempati 46,46%. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, total pengeluaran masyarakat Lampung tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 3,12%, dan mengalami pertumbuhan 15,4% apabila dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir. Pertumbuhan pengeluaran ini menunjukkan perbaikan kondisi daya beli masyarakat secara bertahap.
Kenaikan tertinggi pengeluaran total masyarakat Lampung dalam 10 tahun terakhir terjadi pada tahun 2023 dengan peningkatan 11,9% dari tahun sebelumnya, sedangkan titik terendah pertumbuhan terjadi pada tahun 2024 yang mencatat pergerakan hampir stagnan. Satu-satunya anomali dalam kurun waktu 10 tahun terakhir hanya tercatat pada penurunan sedikit pengeluaran bukan makanan tahun 2024 yang terjadi bersamaan dengan inflasi bahan pangan global periode tersebut.
(Baca: Prakiraan Cuaca Humbang Hasundutan Hari Ini 30 Juni 2026, Hujan Ringan)
Untuk urutan nasional persentase konsumsi makanan, Lampung tahun 2025 berada di peringkat 9 dari seluruh provinsi di Indonesia. Sedangkan untuk persentase konsumsi bukan makanan, Lampung menempati peringkat 29 nasional. Peringkat ini menunjukkan bahwa porsi belanja makanan masyarakat Lampung masih lebih tinggi dibandingkan sebagian besar provinsi lain di Indonesia, sementara porsi belanja non makanan masih berada di urutan bawah nasional.
Berdasarkan klasifikasi pulau Sumatera, peringkat total pengeluaran per kapita Lampung masih tetap berada di urutan 10 pada tahun 2025, tidak berubah dibandingkan 11 tahun sebelumnya. Secara terpisah, peringkat pengeluaran makanan Lampung juga tetap di urutan 10 di Pulau Sumatera, sedangkan peringkat pengeluaran bukan makanan berada di urutan 9, turun satu peringkat dibandingkan tahun 2023.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.906 | +0.41 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |