Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Timur 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data rata-rata pengeluaran per kapita per bulan Kalimantan Timur tahun 2025 sebesar 2.117.354 Rupiah. Sepanjang 15 tahun periode data, terjadi kenaikan konsisten secara umum, hanya terjadi penurunan satu kali pada tahun 2021. Untuk tahun 2025, nilai ini mencatatkan kenaikan sebesar 3,65 persen dibandingkan tahun 2024, naik 13,7 persen dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, serta 32,2 persen lebih tinggi dibanding rata-rata lima tahun terakhir. Pertumbuhan pengeluaran masyarakat ini menunjukkan kondisi ekonomi rumah tangga yang membaik dibanding periode tiga dan lima tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Flores Timur | 2004 - 2025)
Pada tahun 2025, pengeluaran untuk makanan mencapai 956.141 Rupiah per kapita per bulan, sedangkan pengeluaran bukan makanan tercatat 1.161.212 Rupiah. Secara persentase, alokasi pengeluaran makanan berada di angka 45,16 persen dari total pengeluaran, sementara alokasi bukan makanan menempati 54,84 persen. Sepanjang 10 tahun terakhir, komposisi ini sangat stabil, variasi persentase kedua kategori tidak pernah melebihi 4,3 persen, dengan anomali hanya terjadi pada tahun 2021 dimana persentase bukan makanan sempat menyentuh 57,15 persen.
Secara peringkat nasional tahun 2025, Kalimantan Timur berada di urutan 34 dari seluruh provinsi untuk persentase konsumsi makanan. Posisi ini menunjukkan provinsi ini memiliki alokasi belanja makanan terendah kedua secara nasional. Sebaliknya untuk persentase konsumsi bukan makanan, Kalimantan Timur menempati urutan 5 nasional, artinya masyarakat provinsi ini mampu mengalokasikan lebih banyak pengeluaran untuk kebutuhan diluar konsumsi pangan dibanding hampir seluruh provinsi lain di Indonesia.
Kenaikan tertinggi pengeluaran total per kapita terjadi pada tahun 2023 dengan peningkatan 10,17 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan penurunan pengeluaran hanya terjadi sekali pada tahun 2021 sebesar 2,03 persen. Sepanjang data tercatat, tidak pernah terjadi penurunan pengeluaran selama dua tahun berturut-turut, dan setelah penurunan tahun 2021, selalu terjadi pemulihan kenaikan pada tahun berikutnya.
Untuk peringkat di wilayah Pulau Kalimantan, Kalimantan Timur tetap mempertahankan peringkat 1 tertinggi untuk total pengeluaran per kapita, posisi ini tidak pernah bergeser sejak tahun 2011 hingga 2025. Khusus tahun 2025, peringkat pengeluaran makanan dan pengeluaran bukan makanan juga sama-sama bertahan di posisi 1 tertinggi se-Pulau Kalimantan, tidak ada perubahan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.879 | +0.40 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |