Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Tengah 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat untuk tahun 2025, rata-rata pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kalimantan Tengah mencapai 1.596.165 Rupiah. Dari total nilai ini, pengeluaran untuk kategori makanan tercatat 849.309 Rupiah, sedangkan untuk kategori bukan makanan mencapai 746.856 Rupiah. Sepanjang lima tahun terakhir, total pengeluaran masyarakat mengalami pertumbuhan konsisten, hanya terjadi sedikit penurunan pada pengeluaran bukan makanan dibanding tahun 2024.
Secara persentase, pada 2025 porsi pengeluaran makanan mencapai 53,21% dari total pengeluaran, sementara porsi bukan makanan menempati 46,79%. Angka ini menunjukkan masyarakat Kalimantan Tengah masih mengalokasikan lebih dari separuh pengeluaran bulanan untuk kebutuhan pangan. Jika dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, persentase pengeluaran makanan mengalami kenaikan sedikit, sedangkan persentase bukan makanan justru mengalami penurunan sedikit.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Binjai | 2004 - 2025)
Untuk urutan nasional tahun 2025, persentase konsumsi makanan Kalimantan Tengah berada pada peringkat 11 dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara itu, urutan persentase konsumsi bukan makanan provinsi ini menempati peringkat 27 secara nasional. Peringkat ini menunjukkan alokasi belanja pangan masyarakat Kalimantan Tengah masih relatif lebih tinggi dibandingkan sebagian besar provinsi lain di Indonesia.
(Baca: Inflasi Tahunan Kota Cirebon Juli 2026 Mencapai 2,35%)
Sepanjang 10 tahun periode pengamatan, kenaikan tertinggi total pengeluaran per kapita terjadi pada tahun 2014, sedangkan penurunan terendah hanya tercatat satu kali yaitu pada tahun 2025 untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Tidak ditemukan anomali nilai pada seluruh seri data historis ini, pergerakan nilai berfluktuasi dengan rentang perubahan antar tahun tidak melebihi 9% setiap periode.
Pada kategori ranking per pulau Kalimantan, posisi Kalimantan Tengah tetap bertahan di peringkat 3 untuk tahun 2025, sama seperti tiga tahun sebelumnya. Secara terpisah, ranking pengeluaran makanan provinsi ini berada di peringkat 2, sedangkan ranking pengeluaran bukan makanan menempati peringkat 3 di lingkup pulau Kalimantan. Pertumbuhan pengeluaran masyarakat lima tahun terakhir tercatat lebih baik dibandingkan periode lima tahun sebelumnya.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.716 | +0.31 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |