Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Mojokerto, pada 2024 mencapai Rp113,13 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,29% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp104,36 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 4,12%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Pati Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,15 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp98.011 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 83.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Sektor industri pengolahan di Kabupaten Mojokerto merupakan sektor andalan dan menyumbang kontribusi terbesar PDRB pada 2024 lalu dengan nilai mencapai Rp65,53 jutajuta. PDRB ini tumbuh 5,89% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp59,67 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 4,93% menjadi Rp11,71 jutajuta, sektor konstruksi tumbuh 3,19% menjadi Rp8,32 jutajuta.
(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah II di Pasar Tradisional Periode April 2025-2026)
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah informasi dan komunikasi dengan PDRB Rp5,98 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Mojokerto pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Mojokerto ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 57,34%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.