Pengeluaran Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Majalengka Bulan Mei Naik 0,9%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran pemeliharaan, perbaikan dan keamanan di Kabupaten Majalengka pada Mei kemarin berada di angka 0,9%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 1,24%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah menyumbang 1,26% inflasi di Kabupaten Majalengka.
(Baca: Statistik Jumlah Keluarga Menggunakan Listrik Pln Periode 2014-2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kabupaten Majalengka berada di level 104,6 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 103,67.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah telah mencapai 2,32% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, pengeluaran di Kabupaten Majalengka telah mengalami pertumbuhan 2,28% (year to date/ytd).
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Maros 206,37 Ribu dan Angka Pengangguran 4,13 Persen)
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah yang di ukur BPS per Mei di Kabupaten Majalengka :
- Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah 1,26 %
- Kelompok pemeliharaan, perbaikan dan keamanan 0,9 %
- Kelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga dua %
Dibandingkan dengan 131 kabupaten/kota lain, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,69% dengan IHK sebesar 106.89 dan terendah terjadi di Kabupaten Pandeglang sebesar 0,64% dengan IHK sebesar 102.99. Sementara untuk Kabupaten Majalengka ini menempati urutan 55.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi pada Mei 2026:
- Kota Palangkaraya 6,68%
- Kabupaten Ketapang 4,71%
- Kabupaten Tabanan 4,15%
- Kota Jambi 3,38%
- Kota Gunung Sitoli 3,3%
- Kabupaten Sukamara 3,17%
- Kabupaten Labuhan Batu 2,91%
- Timika 2,77%
- Sampit 2,55%
- Kota Manado 2,51%
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.809 | +0.59 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |