Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Serang, pada 2024 tercatat Rp42,99 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,71% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp39,84 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,88%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Timur 2018 - 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 743,75 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp58.498 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 200.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp11,6 jutajuta. Nominal ini tumbuh 1,94%.
Kemudian sektor konstruksi tumbuh 5,52% menjadi Rp8,73 jutajuta, sektor real estate tumbuh 2,84% menjadi Rp3,72 jutajuta.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Siak)
Terakhir, PDRB di Kota Serang, untuk urutan lima besar adalah penyediaan akomodasi dan makan minum dengan nilai Rp2,67 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 7,38% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp2,43 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kota Serang pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Serang ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi mencapai 27,52%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor konstruksi, sektor real estate, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pertambangan dan Penggalian.