Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Bengkayang, pada 2025 tercatat Rp13,32 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,88% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp12,24 triliun.
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Informasi dan Komunikasi Periode 2013-2025)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 294,4 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp43.286 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 325.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Bengkayang pada 2025 mencatatkan nilai sebesar Rp4,66 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 4,22% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp4,19 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 6,95% menjadi Rp2,1 jutajuta, sektor konstruksi tumbuh 8,58% menjadi Rp1,44 jutajuta.
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan PDRB Rp895,34 ribujuta.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Luwu Timur pada 2025)
Distribusi PDRB di Kabupaten Bengkayang pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Bengkayang ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 33,64%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, dan sektor informasi dan komunikasi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.