Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Bitung, pada 2025 mencapai Rp27,4 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 6,67% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp24,75 triliun.
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2022 pasca covid tercatat mencapai 5,61%.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA NEGERI 14 DEPOK 2025)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 214,72 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp115,42 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 74.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Sektor industri pengolahan di Kota Bitung pada 2025 mencatatkan nilai sebesar Rp10,53 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 9,92% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp9,12 jutajuta.
Selanjutnya di posisi kedua adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh 4% menjadi Rp4,94 jutajuta, sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 12,6% menjadi Rp4 jutajuta.
Terakhir, PDRB di Kota Bitung, untuk urutan lima besar adalah konstruksi dengan nilai Rp2,06 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh -0,66% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp2,01 jutajuta.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Barat 2018 - 2025)
Distribusi PDRB di Kota Bitung pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Bitung ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 37,81%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor transportasi dan pergudangan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan sektor konstruksi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Jasa Perusahaan.