Defisit APBN Capai Rp 36 Triliun per Januari 2020

1
Dwi Hadya Jayani 21/02/2020 15:27 WIB
Image Loader
Memuat...
Realisasi Pendapatan, Belanja, dan Defisit APBN per Januari 2019 & 2020
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Realisasi pendapatan APBN per Januari 2020 mencapai Rp 103,7 triliun, turun 4,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal yang sama terjadi pada realisasi belanja negara yang mencatatkan penurunan 9,1% menjadi Rp 139,8 triliun. Alhasil, defisit APBN pun juga menurun.

Pada Januari 2020, defisit APBN mencapai Rp 36,1 triliun atau sebesar 0,21% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini turun 19,9% dibandingkan defisit pada Januari 2019.

Secara rinci, realisasi pendapatan APBN didominasi dari penerimaan perpajakan yang sebesar Rp 84,6 triliun. Sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 19 triliun. (Baca: Berapa Realisasi Pendapatan APBN per Januari 2020?)

Adapun belanja terbesar dialokasikan untuk belanja pemerintah pusat non kementerian/lembaga sebesar Rp 40,6 triliun. Belanja negara lainnya adalah belanja kementerian/lembaga sebesar Rp 30,9 triliun, transfer ke daerah Rp 68 triliun dan dana desa Rp 332,4 miliar. 

Data Pasar

Macro update by
20 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.30
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...