Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Mojokerto, pada 2025 mencapai Rp9181 miliar. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,34% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp8612 miliar.
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Jumlah Bus di Lampung | 2026)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 141,63 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp66.235 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 177.
Dari 16 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp2,79 jutajuta. Nominal ini tumbuh 3,91%.
Di urutan kedua adalah sektor informasi dan komunikasi tumbuh 8,79% menjadi Rp1,23 jutajuta, sektor konstruksi tumbuh 3,8% menjadi Rp870,61 ribujuta.
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah penyediaan akomodasi dan makan minum dengan PDRB Rp734,03 ribujuta. Sektor ini tercatat tumbuh 7,9% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp671,54 ribujuta.
(Baca: Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Periode Mei 2025-2026)
Distribusi PDRB di Kota Mojokerto pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Mojokerto ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi mencapai 29,13%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor informasi dan komunikasi, sektor konstruksi, sektor industri pengolahan, dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.