Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Malang, pada 2024 tercatat Rp138,42 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,96% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp128,37 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,12%.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SD Negeri Lebih dari atau Setara S1 Periode 2017-2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 2,73 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp50.593 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 258.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Sektor industri pengolahan di Kabupaten Malang pada 2024 mencatatkan nilai sebesar Rp45,28 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 4,68% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp41,61 jutajuta.
Setelahnya sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 4,92% menjadi Rp26,61 jutajuta kemudian urutan ketiga diikuti oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan diurutan ketiga dengan PDRB Rp19,63 jutajuta (0,89%).
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Timur 2018 - 2024)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah informasi dan komunikasi dengan PDRB Rp6,08 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 7,25% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp5,55 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Malang pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Malang ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 30,9%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor konstruksi, dan sektor informasi dan komunikasi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Real Estate,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.