Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Pontianak Bulan April Naik 0,28%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi minuman yang tidak beralkohol di Kota Pontianak pada April berada di angka 0,28%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -0,07%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang 0,68% inflasi daerah.
(Baca: Kripto Hari Ini: Bitcoin Melonjak 2,12% dalam 24 Jam)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kota Pontianak berada di level 117,59 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 117,26.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 0,17% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Pontianak telah mengalami pertumbuhan 0,24% (year to date/ytd).
(Baca: Harga Gabah di Pasar Internasional Rp 4196.3 per Kg (Kamis, 07 Mei 2026))
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan ketiga.
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per April di Kota Pontianak :
- Kelompok rokok dan tembakau 1,21%
- Kelompok minuman yang tidak beralkohol 0,28%
- Kelompok makanan 0,64%
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,68%
Dibandingkan dengan 122 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,37% dengan IHK sebesar 113.67 dan terendah terjadi di Kabupaten Tanah Laut sebesar 0,92% dengan IHK sebesar 107.35. Sementara untuk Kota Pontianak ini menempati urutan 70.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau tertinggi pada April 2026:
- Kota Tanjung Pinang 8,41%
- Kabupaten Toli Toli 7,79%
- Tembilahan 5,81%
- Kabupaten Kerinci 3,03%
- Kota Tarakan 2,66%
- Kabupaten Aceh Tengah 2,57%
- Kota Mataram 2,3%
- Kabupaten Bungo 1,72%
- Kota Banjarmasin 1,51%
- Kabupaten Karo 1,48%