Biaya Pendidikan di Indonesia Bulan Juni Naik 0,5%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran pendidikan lainnya di Indonesia pada Juni kemarin berada di angka 0,5%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,09%. Di antara 12 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok pendidikan menyumbang 0,07% inflasi di Indonesia.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Tebo 171,22 Ribu dan Angka Pengangguran 2,21 Persen)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) pendidikan di Indonesia berada di level 112,47 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 111,91.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi pendidikan telah mencapai 3,17% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Indonesia telah mengalami pertumbuhan 1,04% (year to date/ytd).
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan 12.
(Baca: 8,34% Penduduk di Kabupaten Kepulauan Talaud Masuk Kategori Miskin)
Berikut ini inflasi subkelompok pendidikan yang di ukur BPS per Juni di Indonesia :
- Kelompok pendidikan lainnya 0,5%
- Kelompok pendidikan 0,07%
- Kelompok pendidikan dasar dan anak usia dini 0,01%
Dibandingkan dengan 14 kabupaten/kota lain, inflasi pendidikan tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,5% dengan IHK sebesar 112.47 dan terendah terjadi di Kabupaten Cilacap sebesar 2,92% dengan IHK sebesar 114,06. Sementara untuk Indonesia ini menempati urutan sepuluh.
Inflasi (umum) bulan Mei 2026 di tingkat nasional sebesar 0,28% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,95% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Juni 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,34% (yoy).
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.002 | -0.01 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |