Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Serdang Bedagai, pada 2023 tercatat Rp37,53 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,03% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp33,52 triliun .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2020 pasca covid tercatat turun 0,44%.
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 678,53 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp54.960 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 199.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2023 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp16 jutajuta. Nominal ini tumbuh 5,77%.
Di urutan kedua adalah sektor industri pengolahan tumbuh 3,69% menjadi Rp6,83 jutajuta, PDRB sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang kali ini tumbuh 5,47% menjadi Rp5,88 jutajuta.
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah real estate dengan PDRB Rp1,07 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 4,68% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp923,78 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Serdang Bedagai pada 2023
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Serdang Bedagai ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 44,54%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.