Akhir 2016, Ekonomi Indonesia Melambat 1,7 Persen

06/02/2017 14:46 WIB
Image Loader
Memuat...
Pertumbuhan Ekonomi Triwulanan (Q0Q) 2006-2016
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2016 mengalami kontraksi (perlambatan) sebesar 1,77 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (QoQ). Perlambatan ini disebabkan oleh penurunan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan yang cukup signifikan, yakni mencapai 21,24 persen. Hal ini disebabkan faktor musiman beberapa komoditas pertanian. 

Selain itu, penurunan juga terjadi pada lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi sebesar 0,81 persen, industri pengolahan sebesar 0,69 persen, dan perdagangan besar eceran; reparasi mobil-sepeda motor sebesar 0,4 persen. Perlambatan pada triwulan IV ini merupakan yang kedua kalinya sejak 2015.

Data Pasar

Macro update by
14 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.828 -0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...