Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Badung Turun 1,34% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 06/10/2026 10:27 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Badung Provinsi Bali (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Badung, Bali mencapai 1,27% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,25% dari tahun sebelumnya sebesar 1,02%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,34%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Badung lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Badung yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 1,27% dari total penduduk.

Dibanding 8 kabupaten/kota lain di Provinsi Bali, PoU di Kabupaten Badung ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Gianyar (1,16%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Karang Asem (7,15%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bali pada 2025.

  1. Kabupaten Gianyar: 1,16%
  2. Kabupaten Badung: 1,27%
  3. Kota Denpasar: 1,71%
  4. Kabupaten Tabanan: 2,83%
  5. Kabupaten Klungkung: 3,54%
  6. Kabupaten Bangli: 4,34%
  7. Kabupaten Jembrana: 6,05%
  8. Kabupaten Buleleng: 6,98%
  9. Kabupaten Karang Asem: 7,15%

(Baca: 5 Provinsi dengan Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi 2024)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
06 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.05
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...