Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester 2025 untuk Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Persentase penduduk miskin wilayah ini tercatat 11,79 persen, turun 1,08 poin dari tahun sebelumnya sebesar 12,87 persen. Jumlah penduduk miskin juga tercatat 58.230 jiwa, berkurang 4.770 jiwa dari periode sebelumnya.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Bandung Bulan Juni Naik 0,5%)
Sepanjang periode 2004-2025, persentase kemiskinan Kabupaten Sumbawa pernah mencapai titik tertinggi pada 2006 sebesar 30,99 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan persentase kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2025 turun 8,39 persen, sementara pertumbuhan kenaikan terbesar terjadi pada 2005 sebesar 9,34 persen.
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Sumbawa secara nasional saat ini berada di urutan 153 dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Dalam kurun 20 tahun terakhir, ranking wilayah ini mengalami pergeseran dari urutan 98 pada 2004, hingga saat ini berada di posisi yang lebih bawah. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir adalah 12,79 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 13,14 persen.
Kabupaten Bima
Berada pada ranking 134 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 12,59 persen dengan penurunan sebesar 9,29 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 66.810 jiwa, lebih banyak dibanding Kabupaten Sumbawa. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 465,48 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 28,32 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Dompu
Ranking 168 secara nasional, memiliki persentase kemiskinan sebesar 11,15 persen. Penurunan persentase kemiskinan hanya sedikit dibanding wilayah lain di Nusa Tenggara Barat yaitu sebesar 3,80 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 31.270 jiwa, dengan garis kemiskinan 484,33 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini mencapai 38,11 juta rupiah per tahun.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara | 2004 - 2025)
Kabupaten Lombok Barat
Menduduki posisi 150 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 11,90 persen dengan penurunan sebesar 5,93 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 92.120 jiwa, hampir dua kali lipat jumlah penduduk miskin Kabupaten Sumbawa. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 594,14 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 26,51 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Lombok Tengah
Ranking 186 secara nasional, mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 10,68 persen dengan penurunan sebesar 11,52 persen. Penurunan persentase kemiskinan ini termasuk yang terbesar diantara seluruh kabupaten tetangga di Nusa Tenggara Barat. Jumlah penduduk miskin tercatat 109.250 jiwa, garis kemiskinan 568,91 ribu rupiah per kapita per bulan serta pendapatan per kapita sebesar 21,39 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Lombok Timur
Berada di ranking 108 secara nasional, merupakan wilayah dengan persentase kemiskinan tertinggi diantara kelompok kabupaten ini yaitu sebesar 13,53 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 173.790 jiwa, tiga kali lipat lebih banyak dibanding Kabupaten Sumbawa. Garis kemiskinan tercatat 602,56 ribu rupiah per kapita per bulan dengan pendapatan per kapita sebesar 19,64 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Sumbawa Barat
Menduduki posisi 174 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 10,98 persen dengan penurunan sebesar 10,22 persen. Jumlah penduduk miskin hanya sebesar 19.460 jiwa, merupakan yang terkecil diantara seluruh wilayah perbandingan. Garis kemiskinan tertinggi di kelompok ini yaitu sebesar 629,14 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 236,19 juta rupiah per tahun.