Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Aceh Tenggara Naik 2,15% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 01/06/2026 08:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh mencapai 11,57% pada 2025.

Angka tersebut naik 2,13% dari tahun sebelumnya sebesar 9,44%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 2,15%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Aceh Tenggara lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Aceh Tenggara yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,57% dari total penduduk.

Dibanding 22 kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh, PoU di Kabupaten Aceh Tenggara ada di urutan ke-22. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Subulussalam (6,01%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Aceh Tamiang (11,62%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Aceh pada 2025.

  1. Kota Subulussalam: 6,01%
  2. Kabupaten Bener Meriah: 6,27%
  3. Kota Banda Aceh: 6,84%
  4. Kabupaten Gayo Lues: 7,01%
  5. Kabupaten Nagan Raya: 7,08%
  6. Kota Lhokseumawe: 7,16%
  7. Kabupaten Aceh Besar: 7,21%
  8. Kabupaten Aceh Singkil: 7,41%
  9. Kabupaten Pidie: 7,61%
  10. Kota Sabang: 7,67%

(Baca: Bali Jadi Provinsi dengan Rerata Biaya Sewa Lapangan Padel Termahal 2025)

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...