Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Persentase penduduk miskin sedikit turun dari 5,68% tahun 2023 menjadi 5,63% tahun 2024, dengan selisih -0,05 persen. Jumlah penduduk miskin sedikit naik menjadi 13.690 orang, sementara total penduduk mencapai 256.968 jiwa, rank ke-3 se-pulau Maluku.
(Baca: Desember 2025, Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di Bengkulu Rp.683,82 Ribu /Kapita/Bulan)
Data historis kemiskinan menunjukkan persentase tertinggi di tahun 2004 (14,77%) dan terendah di tahun 2017 (4,1%). Rata-rata persentase 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 5,43%, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 5,34%, sehingga tahun 2024 sedikit di atas rata-rata. Pertumbuhan terendah di tahun 2015 (-21,47%) dan tertinggi di tahun 2018 (17,07%).
Rank seindonesia persentase kemiskinan Kabupaten Halmahera Selatan berada di urutan ke-420 tahun 2024, naik dari urutan ke-233 tahun 2004. Ini menunjukkan peningkatan posisi, karena lebih sedikit daerah lain yang memiliki persentase kemiskinan lebih rendah dibandingkan tahun 2004.
Dibandingkan kabupaten/kota lain di Maluku Utara, persentase kemiskinan 5,63% berada di antara Kota Tidore Kepulauan (6,56%) dan Kabupaten Pulau Morotai (5,11%). Jumlah penduduk miskinnya (13.690 orang) lebih tinggi dari semua tetangga, karena total penduduknya terbesar di pulau Maluku.
Kabupaten Halmahera Utara
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan ke-452, lebih rendah dari Kabupaten Halmahera Selatan. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 4,71% dengan pertumbuhan 1,95% dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 9.480 orang, total penduduk 204.419 jiwa. Pendapatan per kapita mencapai Rp34,57 juta per tahun, garis kemiskinan Rp425,86 ribu per kapita per bulan.
Kabupaten Pulau Taliabu
(Baca: 6,52% Penduduk di Kabupaten Pesisir Selatan Masuk Kategori Miskin)
Rank seindonesia persentase kemiskinan urutan ke-342, posisi lebih baik dari Kabupaten Halmahera Selatan. Persentase kemiskinan 7,13% dengan pertumbuhan sedikit turun turun 2,46% tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 3.970 orang, total penduduk 65.291 jiwa. Pendapatan per kapita Rp34,39 juta per tahun, garis kemiskinan Rp525,95 ribu per kapita per bulan.
Kabupaten Kepulauan Sula
Rank seindonesia persentase kemiskinan urutan ke-310, menunjukkan persentase tertinggi di antara tetangga Kabupaten Halmahera Selatan. Persentase kemiskinan 7,96% dengan pertumbuhan sedikit turun turun 2,57% tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 8.310 orang, total penduduk 100.391 jiwa. Pendapatan per kapita Rp30,92 juta per tahun, garis kemiskinan Rp485,24 ribu per kapita per bulan.
Kota Tidore Kepulauan
Rank seindonesia persentase kemiskinan urutan ke-374, persentase kemiskinan 6,56% dengan pertumbuhan sedikit naik sebesar 3,7% tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 6.720 orang, total penduduk 120.605 jiwa. Pendapatan per kapita Rp31,98 juta per tahun, garis kemiskinan Rp581,19 ribu per kapita per bulan yang tertinggi di antara tetangga.
Kabupaten Pulau Morotai
Rank seindonesia persentase kemiskinan urutan ke-438, persentase kemiskinan 5,11% dengan pertumbuhan sedikit turun turun 5,02% tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 3.690 orang, total penduduk 81.860 jiwa. Pendapatan per kapita Rp25,47 juta per tahun yang terendah di provinsi, garis kemiskinan Rp428,14 ribu per kapita per bulan.
Kota Ternate
Rank seindonesia persentase kemiskinan urutan ke-501, menunjukkan persentase terendah di provinsi Maluku Utara (3,14%) dengan pertumbuhan sedikit turun turun 7,34% tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 7.880 orang, total penduduk 207.781 jiwa. Pendapatan per kapita Rp70,95 juta per tahun yang tertinggi di provinsi, garis kemiskinan Rp701,35 ribu per kapita per bulan.