Gunung Marapi Erupsi pada Rabu Pagi, Statusnya Waspada

1
Irfan Fadhlurrahman 18/02/2026 11:16 WIB
Image Loader
Memuat...
5 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Erupsi Terbanyak (1 Januari 2026 - 18 Februari 2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Rabu (18/2/2026) pukul 10.53 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Marapi hanya sekali erupsi.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.

Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi 31 detik.

(Baca: Penerima Rumah Susun 2022, Terbanyak Korban Bencana Alam)

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Marapi di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 18 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 4 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 4,1-16,1 milimeter s-p 1,6-3,6 detik dan lama gempa 14-34 detik. Kemudian, 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4,4 milimeter s-p 25,6 detik dan lama gempa 70 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 660 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (348 kali letusan) sedangkan Gunung Marapi erupsi 18 kali.

(Baca: Jumlah Korban Luka karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)

Data Populer

Loading...