Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Lebak Naik 0,05% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 02/10/2026 09:11 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Lebak Provinsi Banten (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Lebak, Banten sebesar 2,57% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,05% dari tahun sebelumnya sebesar 2,52%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,57%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Lebak lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Lebak yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 2,57% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 7 kabupaten/kota lain di Provinsi Banten, PoU di Kabupaten Lebak ada di urutan ke-4. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Tanggerang (2,05%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kota Tangerang Selatan (3,9%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Banten pada 2025.

  1. Kota Tanggerang: 2,05%
  2. Kabupaten Tanggerang: 2,46%
  3. Kabupaten Serang: 2,47%
  4. Kabupaten Lebak: 2,57%
  5. Kabupaten Pandeglang: 2,58%
  6. Kota Serang: 2,64%
  7. Kota Cilegon: 2,78%
  8. Kota Tangerang Selatan: 3,9%

(Baca: Populasi Penduduk di Perkotaan Global Diramal Naik hingga 2050)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
02 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.889 -0.41
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...