Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Sorong Naik 0,36% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 29/05/2026 13:11 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Sorong , Papua Barat Daya mencapai 19,29% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,09% dari tahun sebelumnya sebesar 19,2%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,36%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Sorong lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Sorong yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 19,29% dari total penduduk.

Dibanding 5 kabupaten/kota lain di Provinsi Papua Barat Daya, PoU di Kota Sorong ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Maybrat (18,4%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Sorong (26,72%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Papua Barat Daya pada 2025.

  1. Kabupaten Maybrat: 18,4%
  2. Kota Sorong: 19,29%
  3. Kabupaten Sorong Selatan: 19,8%
  4. Kabupaten Tambrauw: 22,72%
  5. Kabupaten Raja Ampat: 24,94%
  6. Kabupaten Sorong: 26,72%

(Baca: Negara dengan Populasi Terbanyak yang Tak Terhubung Internet Awal 2023, Ada Indonesia)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
29 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.43
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...