Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Pontianak Turun 1,93% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 30/10/2026 08:45 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat sebesar 7,54% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,49% dari tahun sebelumnya sebesar 7,05%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,93%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Pontianak lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Pontianak yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,54% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 13 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Barat, PoU di Kota Pontianak ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Melawi (19,49%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat pada 2025.

  1. Kota Pontianak: 7,54%
  2. Kota Singkawang: 7,55%
  3. Kabupaten Sekadau: 11,49%
  4. Kabupaten Ketapang: 11,77%
  5. Kabupaten Sintang: 13,16%
  6. Kabupaten Landak: 14,46%
  7. Kabupaten Kayong Utara: 14,59%
  8. Kabupaten Mempawah: 14,89%
  9. Kabupaten Sambas: 14,99%
  10. Kabupaten Bengkayang: 15,79%

(Baca: Ukraina, Negara dengan Penurunan Populasi Tertinggi pada 2023)

Data Pasar

Macro update by
30 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 -0.36
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...