Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 9 Februari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 09/02/2026 09:01 WIB
Image Loader
Memuat...
5 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Letusan Terbanyak (1 Januari 2026 - 9 Februari 2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Senin (9/2/2026) pukul 08.58 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ili Lewotolok hanya sekali erupsi.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 200 meter di atas puncak (1.623 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18,7 milimeter dan durasi 49 detik.

(Baca: Chad Jadi Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 2024)

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 9 Februari 2026 pukul 00.00-06.00 WITA menunjukkan terjadi 9 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 22,5-32,8 milimeter dan lama gempa 44-45 detik.

Kemudian, 58 kali gempa hembusan dengan amplitudo 1,7-12,3 milimeter dan lama gempa 23-40 detik serta 11 kali harmonik dengan amplitudo 1,6-9,5 milimeter dan lama gempa 169-570 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidakmelakukan aktivitas didalam wilayah radius 3 kilometer daripusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 525 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (269 kali letusan) sedangkan Gunung Ili Lewotolok erupsi 22 kali.

(Baca: Hanya Ada 12 Wilayah yang Lulus Standar Kualitas Udara WHO 2024)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Populer

Loading...