Kementerian LHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 239 Dalam 24 Jam Terakhir (Rabu, 16 Juli 2025)

1
Irfan Fadhlurrahman 16/07/2025 11:03 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 239 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 93 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Rabu (16/7/2025) pukul 11.03 WIB. Dari 239 titik panas terdeteksi, 6 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 224 titik skala sedang, dan 9 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Lima Gempa Bumi Terakhir yang Tercatat di BMKG (Senin, 14 Juli 2025 12:49:58 WIB))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Nusa Tenggara Timur sebanyak 79 titik. Riau menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 29 titik. Nusa Tenggara Barat berada di posisi ketiga sebanyak 21 titik panas.

Sebanyak 14 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur menyusul dengan 11 titik panas, serta Jawa Timur dan Sumatera Barat masing-masing memiliki 10 dan 10 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Lima Gempa Bumi Terakhir yang Tercatat di BMKG (Senin, 14 Juli 2025 01:42:10 WIB))

Data Populer

Loading...