Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Berau Naik 6,84% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 26/02/2026 13:25 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur mencapai 6,84% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,18% dari tahun sebelumnya sebesar 6,66%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 1,7%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Berau lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Berau yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,84% dari total penduduk.

Dibanding 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Timur, PoU di Kabupaten Berau ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Paser (11,06%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Timur pada 2025.

  1. Kabupaten Berau: 6,84%
  2. Kota Bontang: 7,6%
  3. Kabupaten Kutai Timur: 7,98%
  4. Kota Balikpapan: 8,24%
  5. Kabupaten Kutai Barat: 8,33%
  6. Kabupaten Penajam Paser Utara: 8,45%
  7. Kota Samarinda: 8,55%
  8. Kabupaten Kutai Kartanegara: 8,69%
  9. Kabupaten Mahakam Hulu: 9,02%
  10. Kabupaten Paser: 11,06%

(Baca: Skor Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja RI Naik pada November 2025)

Data Stories Terkini

Data Populer

Loading...