Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Senin, 16 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (16/2/2026) pukul 05.23 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 2 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Banjir Dominasi Bencana Alam di Indonesia Akhir Februari 2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 16 Februari 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 23 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 73-119 detik.
Kemudian, 1 kali harmonik dengan amplitudo 8 milimeter dan lama gempa 188 detik serta 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 6-30 milimeter s-p 15-62 detik dan lama gempa 31-181 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 621 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 322 kali letusan.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)