Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Tanjung Pinang Naik 0,56% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 18/11/2025 18:26 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Tanjung Pinang Provinsi Kep. Riau (2017-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Tanjung Pinang, Kep. Riau mencapai 10,63% pada 2024.

Angka tersebut naik 0,56% dari tahun sebelumnya sebesar 10,07%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 6,39%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kota Tanjung Pinang lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Tanjung Pinang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 10,63% dari total penduduk.

Dibanding 6 kabupaten/kota lain di Provinsi Kep. Riau, PoU di Kota Tanjung Pinang ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Batam (7,87%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Lingga (20,0%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Kep. Riau pada 2024.

  1. Kota Batam: 7,87%
  2. Kabupaten Kepulauan Anambas: 9,04%
  3. Kota Tanjung Pinang: 10,63%
  4. Kabupaten Karimun: 13,2%
  5. Kabupaten Natuna: 13,48%
  6. Kabupaten Bintan: 13,64%
  7. Kabupaten Lingga: 20,0%

(Baca: Populasi Israel Capai 9,7 Juta Jiwa, Tak Semuanya Bangsa Yahudi)

Data Populer

Loading...