Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi pada Selasa Sore, Tingkat Aktivitas di Level Siaga
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Selasa (18/3/2025) pukul 16.19 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki sudah erupsi 11 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5,9 milimeter dan durasi 134 detik.
(Baca: 10 Negara dengan Gempa Bumi Terbanyak 2023, Indonesia Pertama)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 18 Maret 2025 pukul 06.00-12.00 WITA menunjukkan terjadi 2 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 2,9-7,4 milimeter dan lama gempa 68-248 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9-4,4 milimeter dan lama gempa 77-113 detik serta 6 kali harmonik dengan amplitudo 2,9-7,4 milimeter dan lama gempa 75-264 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya-Utara-Timur Laut sejauh 6 kilometer.
Selama tahun 2025, MAGMA Indonesia telah merekam 2.277 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (1.040 kali letusan) sedangkan Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi 209 kali.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 4.7 M Guncang Kepulauan Bonin, Wilayah)