Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Bangli Naik 4,34% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 08/10/2026 08:47 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bangli Provinsi Bali (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Bangli, Bali mencapai 4,34% pada 2025.

Angka tersebut naik 1,4% dari tahun sebelumnya sebesar 2,94%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,18%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Bangli lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Bangli yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 4,34% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 8 kabupaten/kota lain di Provinsi Bali, PoU di Kabupaten Bangli ada di urutan ke-6. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Gianyar (1,16%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Karang Asem (7,15%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bali pada 2025.

  1. Kabupaten Gianyar: 1,16%
  2. Kabupaten Badung: 1,27%
  3. Kota Denpasar: 1,71%
  4. Kabupaten Tabanan: 2,83%
  5. Kabupaten Klungkung: 3,54%
  6. Kabupaten Bangli: 4,34%
  7. Kabupaten Jembrana: 6,05%
  8. Kabupaten Buleleng: 6,98%
  9. Kabupaten Karang Asem: 7,15%

(Baca: Beda Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Versi Bank Dunia dan BPS)

Data Pasar

Macro update by
08 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.887 +0.12
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...