- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Kamis (15/10/2026). Ia diduga terlibat dalam praktik suap terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan uang dari organisasi perangkat daerah (OPD).
KPK juga menduga adanya suap kepada pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengondisikan audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten.
"Untuk barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, di antaranya ada uang tunai senilai sekitar Rp1,9 miliar," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dilansir Antara, Jumat (16/10/2026).
Budi menjelaskan penyidik turut menemukan sebuah tong berwarna biru yang diduga digunakan Hamenang sebagai tempat penampungan uang.
Dalam OTT tersebut, KPK mengidentifikasi lima klaster dugaan korupsi, yaitu pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, setoran dari OPD atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta pemberian uang kepada pihak BPK untuk mengondisikan hasil audit.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Hamenang memiliki total kekayaan sebesar Rp5,98 miliar pada 2025.
Sebagian besar hartanya berupa 5 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Yogyakarta dan Klaten senilai Rp2,6 miliar.
Hemenang juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp1,21 miliar, alat transportasi Rp565 juta, serta harta lainnya Rp1,35 miliar.
Alat transportasi yang dilaporkan berupa 3 unit mobil yakni Mazda RX 8 (2006), Honda Civic (2013), dan Toyota Minibus (2013). Ada pula tiga unit motor yang terdiri dari Yamaha 2DP (2017), Yamaha Fazio (2022), dan Kawasaki Ninja KR150K (2011).
Sampai akhir 2025, bupati yang terkena OTT ini tercatat tidak memiliki utang. Berikut rincian harta kekayaan Hamenang Wajar Ismoyo menurut LHKPN pada 2025:
- Tanah dan bangunan: Rp2.595.000.000
- Kas dan setara kas: Rp1.210.861.557
- Alat transportasi: Rp565.000.000
- Harta lainnya: Rp1.349.000.000
- Total kekayaan: Rp5.983.361.557
(Baca: Sekretaris Utama BNPB Rustian Terjaring OTT KPK, Segini Kekayaannya)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.013 | -0.12 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Agu) | 3,53 | -6.37 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Agu) | 23,06 | -11.63 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |